Categories
Kehamilan

Tanda-tanda Akan Melahirkan bagi Ibu Hamil

Memasuki trimester ketiga masa kehamilan, sangat penting bagi Ibu hamil untuk mengetahui tanda-tanda menjelang kelahiran sang bayi. Selain menggunakan hari taksiran persalinan( HTP) yang ditentukan oleh bidan berdasarkan perhitungan hari pertama haid terakhir sebagai acuan, manfaat mengenali tanda-tanda akan melahirkan bagi wanita hamil adalah agar dapat melakukan tindakan yang tepat sesegera mungkin setelah mengalami tanda-tanda akan melahirkan tersebut.

Seorang wanita hamil dapat merasakan tanda-tanda akan melahirkan dalam waktu berjam- jam atau bahkan beberapa hari menjelang proses kelahiran. Seorang wanita hamil juga kerap mengalami stres ketika mendekati hari persalinan. Untuk itu dukungan dari suami dan keluarga juga orang-orang terdekat sangat dibutuhkan. Nah berikut ini akan dijelaskan beberapa tanda yang mungkin akan dialami oleh seorang wanita hamil yang akan melahirkan.

Tanda-tanda akan melahirkanproses kelahiran bayi

1.  Nyeri di bagian selangkangan

Tekanan akibat posisi kepala janin yang mulai turun ke bawah membuat seorang wanita hamil sering merasakan nyeri di bagian selangkangan ketika akan melahirkan. Selain itu, rasa nyeri pada perut bagian bawah seperti nyeri ketika menstruasi juga merupakan tanda-tanda akan melahirkan.

2. Sakit di bagian panggul serta tulang belakang

Janin yang sedang mencari jalan lahir akan bergerak dan bergeser menekan tulang belakang dan menimbulkan rasa sakit di bagian panggul.

3. Keluar lendir dan darah lewat jalan lahir

Ketika janin masih berada dalam kandungan, mulut rahim tertutup oleh semacam lendir kental yang menjaga janin agar tidak turun ke bawah. Sedangkan ketika akan melahirkan, mulut rahim akan mulai terbuka, menjadi tipis dan lunak, diikuti keluarnya lendir yang bercampur darah untuk membuka jalan lahir.

4. Terjadi kontraksi

Kontraksi yang dialami oleh seorang wanita hamil merupakan tanda-tanda akan melahirkan yang paling mudah dikenali. Biasanya mulas terjadi pada perut bagian bawah dengan frekuensi yang semakin lama semakin meningkat merupakan tanda akan melahirkan sudah dekat. Kontraksi awal dapat terjadi sekitar 10-15 menit sekali lalu berlanjut semakin sering hingga 2 menit sekali, pada keadaan ini tenaga kesehatan harus sudah ada di tempat karena kelahiran sang bayi akan segera terjadi. Namun perlu juga diwaspadai, karena ada beberapa kasus wanita yang akan melahirkan mengalami kontraksi palsu.

5. Keluar air ketuban

Wanita hamil yang akan melahirkan untuk pertama kali biasanya belum mengetahui seperti apa itu air ketuban. Umumnya air ketuban berwarna bening dan tidak berbau. Seorang wanita hamil yang tiba-tiba mengeluarkan air ketuban baik secara cepat ataupun sedikit sedikit  harus segera menghubungi petugas kesehatan atau bidan. Karena itu merupakan tanda pasti akan melahirkan. Air ketuban yang dibiarkan habis akan membahayakan bayi yang berada dalam kandungan.

Itu adalah beberapa tanda-tanda akan melahirkan yang umum dialami oleh hampir semua wanita hamil. Masih ada beberapa tanda yang dapat juga dialami oleh wanita yang akan melahirkan seperti muntah-muntah, menggigil, dan nafsu makan meningkat. Dengan mengenali tanda-tanda akan melahirkan seorang wanita hamil diharapkan menjadi lebih siap dan proses kelahiran berjalan lancar.

Categories
Kehamilan

Tanda-Tanda Kehamilan yang Wajib Diketahui

Tanda-tanda kehamilan merupakan hal yang paling ditunggu setiap pasangan yang menginginkan hadirnya segera sang buah hati di tengah keluarga. Dengan mengetahui tanda- tanda kehamilan ini akan membuat calon ibu menjadi lebih berhati-hati dalam menjaga kondisi fisik serta calon bayi yang dikandungnya. Tanda- tanda kehamilan itu sendiri mungkin dapat berbeda antara satu wanita dan wanita lainnya. Namun inilah tanda-tanda kehamilan yang wajib diketahui karena sebagian besar wanita hamil mengalaminya.

Tanda-tanda kehamilancara mengetahui kehamilan

1. Terjadi perubahan bentuk pada beberapa bagian tubuh

Tanda-tanda kehamilan yang jelas terlihat adalah perubahan pada beberapa bagian tubuh, terutama pada bagian perut yang akan semakin membesar seiring dengan usia kehamilan. Selain itu juga pada bagian paha, pantat, dada, serta lengan juga biasanya akan ikut membengkak. Jadi jangan heran jika Anda sedang hamil ukuran baju akan naik dari yang biasanya Anda kenakan.

2. Lebih sering buang air kecil

Saat hamil, posisi kandung kemih yang berada di bawah akan semakin tertekan dengan adanya janin di dalam rahim sehingga menyebabkan wanita yang sedang hamil akan lebih sering merasa ingin buang air kecil. Kandung kemih yang semakin tertekan juga menyebabkannya lebih cepat dipenuhi oleh urine.

3. Bagian dada membengkak dan lebih sensitif

Tanda-tanda awal kehamilan yang paling umum dialami namun tidak semua wanita menyadarinya karena hampir mirip dengan gejala PMS yang dialami wanita setiap bulannya adalah bagian dada terasa nyeri dan berubah menjadi lebih mengembang dan lebih sensitif. Dada yang membesar ini sebenarnya merupakan persiapan awal untuk produksi ASI. Selain berubah menjadi lebih besar, pada bagian aerola juga akan berubah warna menjadi lebih gelap.

4. Lebih mudah lelah

Tubuh yang sedang menyesuaikan diri dengan adanya janin di dalam perut dan berbagai perubahan hormon yang terjadi saat hamil membuat stamina tubuh menurun dan membuat tubuh lebih mudah lelah. Tekanan darah dan kadar gula darah yang menurun juga ikut mempengaruhi kondisi fisik ibu hamil.

5. Sering mual dan muntah (morning sickness)

Tanda-tanda awal kehamilan yang jelas terlihat dan paling mudah dikenali adalah mual dan muntah yang sering dialami ketika pagi hari. Mual dan muntah ini akibat peningkatan hormon HCG (Human Chorionic Gonadotrophin) yang membuat dinding pada lapisan lambung menjadi lebih tipis. Orang yang sedang hamil juga akan lebih peka terhadap berbagai macam bau sehingga rasa mual dan ingin muntah juga sering muncul apabila mencium bau-bau tertentu. Rasa mual dan muntah ini biasanya akan berkurang dan sembuh setelah memasuki trimester ke-2 usia kehamilan.

6. Terlambat haid (datang bulan)

Hampir semua wanita menikah menandai adanya kehamilan awal dengan melihat siklus haidnya. Apabila sudah waktunya namun belum juga mengalami haid maka besar kemungkinan wanita itu hamil. Namun tidak semua keterlambatan haid dapat berarti hamil. Mungkin disebabkan karena siklus haidnya memang tidak teratur, stress, atau adanya penyakit tertentu. Untuk itu sebaiknya segera lakukan pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi Anda.

7. Mudah mengalami perubahan mood

Wanita hamil sangat mudah mengalami perubahan mood dari senang ke sedih atau sebaliknya secara cepat dan tanpa sebab yang serius. Perubahan hormon secara drastis yang terjadi di dalam tubuh merupakan penyebab utamanya. Namun jangan khawatir, itu merupakan hal yang normal dialami terutama pada masa awal kehamilan.

8. Adanya flek atau bercak darah

Flek atau bercak darah terkadang muncul saat awal masa kehamilan akibat proses implantasi atau menempelnya embrio pada dinding rahim. Ini terjadi sekitar 8 sampai 10 hari setelah masa ovulasi. Namun terkadang beberapa wanita tidak menyadari dan menganggapnya seperti menstruasi.

9. Sering mengalami kram perut

Kram perut akan dialami oleh wanita hamil secara teratur hingga memasuki trimester ke-2 kehamilan atau sampai posisi rahim tepat berada di tengah dan disangga oleh panggul.

10. Sering mengalami pusing dan sakit kepala

Pusing dan sakit kepala ini akibat kondisi fisik yang lemah, sering mual, dan tekanan darah rendah yang dialami saat hamil. Di samping itu juga faktor emosional seperti stress dan tegang juga dapat menyebabkan pusing dan sakit kepala semakin sering dialami wanita hamil.

11. Temperatur basal tubuh yang naik

Saat terjadi kehamilan, maka secara otomatis temperatur basal tubuh akan naik. Hal ini akan terjadi selama masa kehamilan berlangsung.

12. Nyeri pada bagian punggung

Nyeri di bagian punggung bawah akan menjadi keluhan Anda sehari-hari selama masa kehamilan. Jadi Anda harus bersabar dan mulai menikmatinya karena nyeri ini tidak bisa diobati dan akan sembuh sendiri setelah melahirkan.

13. Ngidam

Mungkin hal sepele ini bisa dibilang aneh atau mengada-ada, terkadang wanita hamil memang menginginkan sesuatu makanan atau hal-hal yang tidak biasa. Itu mungkin akibat pola makan yang berantakan, sehingga memunculkan keinginan untuk mengonsumsi makanan-makanan tertentu.

14. Sembelit

Sembelit saat hamil terjadi karena pengaruh hormon progesteron yang meningkat. Hormon progesteron inilah yang menjadikan otot-otot pada dinding rahim menjadi kendur. Di samping itu otot pada dinding usus juga akan ikut mengendur dan mengakibatkan sembelit. Namun kondisi seperti ini justru menguntungkan karena nutrisi makanan dapat terserap lebih baik.

15. Tes kehamilan menunjukkan tanda positif

Tes kehamilan dilakukan untuk mengetahui apakah Anda benar-benar hamil atau tidak. Jika tes menunjukkan hasil positif, kemungkinan besar Anda memang sedang hamil. Tetapi agar hasilnya benar-benar akurat, sebaiknya tes dilakukan dengan pemeriksaan USG untuk melihat adanya janin di dalam perut.

Setelah Anda mengalami beberapa tanda-tanda kehamilan di atas, dan telah dilakukan tes kehamilan serta USG dan hasilnya Anda positif dinyatakan hamil, maka selamat. Selalu jaga kesehatan dan perkembangan janin Anda hingga lahir.

Categories
Merawat Bayi

Tips Menidurkan Anak pada Siang Hari

cara menidurkan bayiKetika usia anak Anda mendekati satu tahun, maka ia lebih asik dengan lingkungan sekitarnya. Akibatnya, si kecil jadi lebih sering terjaga daripada tidur. Padahal, tidur yang cukup sangat penting untuk anak-anak. Anak yang kurang tidur akan mudah rewel dan menangis karena kelelahan. Cara menidurkan anak juga menjadi lebih susah saat anak semakin besar.

Sebenarnya, membuat anak tidur siang juga tidak terlalu sulit, asal kita tau caranya. Yang paling penting adalah membuatnya nyaman agar bisa cepat tertidur.

Cara Mudah Membuat Bayi Tidur Siang

Mengatur jadwal tidur

Bayi membutuhkan waktu tidur yang lebih banyak daripada orang dewasa. Pada usia enam bulan, dalam satu hari bayi membutuhkan dua kali tidur siang. Pada pagi hari biasanya bayi tidur pendek dan tidur panjang ketika siang hingga sore. Sebaiknya anak-anak harus tidur siang minimal hingga usia empat tahun. Oleh karena itu atur jadwal tidurnya, jam berapa ia tidur dan jam berapa harus bangun.

Utamakan kenyamanan

Kenyamanan merupakan hal mutlak agar si kecil dapat tidur siang sesuai jadwal. Agar buah hati Anda mendapat kualitas tidur yang baik, Anda perlu mengatur suasana agar mendukung si kecil bisa tidur pulas. Misalnya sirkulasi udara yang baik, usahakan agar kamar tidur anak tidak terlalu panas. Penting juga menyiapkan tempat tidur yang sesuai untuk usianya. Selain itu, jaga ruangan  agar tetap tenang dan tidak berisik.

Hindari kesalahan

Anda perlu menghindari masalah yang berhubungan dengan kebiasaan tidur anak. Misalnya memberikan mainan, selalu memberikan susu, atau membiarkannya bermain hingga kelelahan dan jatuh tertidur. Kebiasaan seperti ini tidak akan membuatnya mematuhi jadwal tidur, sehingga harus dihindari.

Pastikan anak tidur nyenyak

Pertumbuhan otak anak akan sangat baik bila ia memiliki tidur yang cukup dan berkualitas. Jadi jangan pernah berpikir menidurkan anak hanya untuk membuat Anda memiliki waktu istirahat. Masa-masa tidur si kecil merupakan waktu emas untuk pertumbuhannya, jadi pastikan anak Anda memiliki waktu tidur yang cukup. Anda juga sebaiknya menikmati saat tersebut dengan beristirahat dan mendampingi tidur di samping anak untuk menenangkannya.

Tentu Anda akan sangat bahagia ketika melihat si kecil tidur pulas bukan? Silakan dicoba cara menidurkan anak dari ibumuda.com di atas.

Categories
Kehamilan

Manfaat Senam Hamil dan Cara Melakukannya

Manfaat senam hamil sangat efektif untuk mendukung kelancaran proses persalinan. Selain itu, dengan melakoni senam hamil, sang Ibu juga dapat meminimalisir rasa sakit akibat persalinan. Sebab, masih begitu banyak wanita yang merasa panik dan takut akan menghadapi persalinan. Terlebih untuk yang baru pertama kali. Dalam proses melahirkan, bukan hanya rasa sakit dan takut yang harus dihadapi oleh sang Ibu. Bisa jadi nyawa yang menjadi taruhannya, oleh karena itu begitu besar perjuangan dan j asa wanita yang melahirkan.

Untuk memperlancar proses persalinan, senam hamil bisa dijalani untuk menjaga kesehatan tubuh sang Ibu dan janin di dalam kandungan. Tak hanya itu, manfaat senam Ibu hamil juga masih banyak. Apa saja itu? Simak ulasannya bersama Alami Ilmiah.

Manfaat senam Ibu hamilmanfaat senam hamil

  •  Melatih teknik pernapasan

Senam hamil dapat melatih teknik pernapasan Bunda. Sebab dengan melakukan senam, Ibu hamil dapat terlatih untuk mendapat oksigen yang optimal. Jika saatnya melahirkan, sang Ibu sudah tidak kesulitan lagi untuk mengatur pernapasan.

  • Melatih relaksasi

Relaksasi pada tubuh sangat diperlukan bagi wanita yang mengalami kehamilan. Selain dapat meredam stres, relaksasi yang dilakukan juga baik untuk perkembangan janin dalam perut. Dengan melakukan senam saat hamil, maka sang Bunda bisa mengurangi rasa tegang saat menghadapi persalinan.

  • Melenturkan otot dinding perut

Banyak Ibu hamil yang mengalami keluhan nyeri pada perut. Manfaat senam hamil dapat meningkatkan elastisitas pada beberapa otot yang terdapat pada dinding perut. Jadi keluhan nyeri pada pada beberapa bagian saat hamil dapat sedikit teratasi.

  • Melancarkan proses persalinan

Ini merupakan manfaat final dari senam hamil. Menjalani senam hamil secara teratur selama masa kehamilan akan membuat proses melahirkan semakin lancar. Para pakar juga mengatakan, wanita hamil yang menjalani senam maka kesulitan dalam proses melahirkan akan berkurang.

Cara melakukan senam hamil

Cukup banyak bukan, manfaat senam hamil untuk menunjang kelancaran proses melahirkan? Jika Bunda belum pernah melakukannya, mari kita bersama-sama mempelajari gerakan senam hamil. Sesuai namanya, senam ini memang dikhususkan untuk wanita yang sedang hamil yang dilakukan dalam masa tertentu. Memang tidak ada standar khusus kapan senam hamil sebaiknya dilakukan, namun menurut para ahli, sebaiknya senam ini dilakukan setelah kehamilan memasuki usia 22 minggu.

Berikut adalah gerakan senam hamil yang umum dilakukan:

  • Posisi tidur- Posisikan tubuh Anda di atas matras(atau alas lain yang tidak terlalu keras). Letakkan semua kaki di atas kursi dengan posisi pinggang masih di lantai. Kemudian angkat pantat dengan tumpuan siku lengan. Lakukan gerakan ini selama satu menit secara perlahan dalam delapan set latihan.
  • Posisi duduk- Posisikan badan dengan duduk bersila dan duduk tegap. Arahkan kedua lengan menghadap ke depan. Kemudian bungkukkan badan ke depan sampai beberapa derajat, lakukan secara perlahan dan kembali ke posisi tegak.
  • Posisi berdiri- Posisikan tubuh dalam keadaan berdiri. Angkat barbell seberat setengah hingga satu kilogram di samping kepala, kemudian lakukan gerakan mengatupkan kedua lengan dan kembali membukanya secara berulang. Angkat tangan ke atas dan kembalikan ke samping kepala berulang-ulang. Gerakan ini setidaknya dilakukan hingga sepuluh kali.

Cukup mudah bukan melakukannya? Silakan Anda praktekkan gerakan senam hamil tersebut dan semoga manfaat senam hamil akan memperlancar proses kelahiran sang buah hati.

Categories
Merawat Bayi

Panduan Merawat Bayi Baru Lahir

Bagi seorang wanita yang baru saja menjadi seorang “Ibu” tentunya begitu bahagia dengan hadirnya si Buah hati di tengah-tengah keluarga, dan tentu saja pengalaman pertama untuk merawat si Kecil ini bukanlah hal yang mudah. Seorang ibu baru perlu banyak belajar untuk merawat dan menjaga si Kecil dengan baik dari semenjak baru lahir agar selalu sehat dan tumbuh dengan baik. Kulit bayi baru lahir yang begitu lembut sangat rentan terhadap berbagai masalah kesehatan, untuk itu perlu dijaga kebersihannya dan dirawat dengan benar dan hati-hati. Lalu bagaimana cara merawat bayi baru lahir yang benar dan bagian-bagian tubuh mana saja yang perlu perhatian khusus dalam merawatnya? Ini dia yang Bunda perlu tau.

1. Cara merawat dan membersihkan tali pusat

Merawat dan membersihkan tali pusat pada bayi baru lahir harus hati-hati, karena bagian ini merupakan bagian yang sangat rentan terkena infeksi. Berikut ini cara merawat tali pusat bayi baru lahir :

  • Tali pusat dan daerah di sekitarnya harus diusahakan selalu dalam kondisi kering. Karena kondisi yang lembap pada daerah ini akan memudahkan jamur serta infeksi menyerang, juga akan menjadikan tali pusat tersebut semakin lama terlepas.
  • Setelah mandi, keringkan bagian tubuh bayi dengan menggunakan handuk yang bersih dan halus, dan khusus pada daerah tali pusat bayi keringkan dengan menggunakan kain kasa steril, jangan memberi ramuan apa pun pada pangkal tali pusat, dan biarkan tetap terbuka.
  • Ketika bayi buang air, buka dan lipat popok ke arah belakang agar kotoran dan air kencingnya tidak mengenai tali pusat bayi.
  • Bunda harus selalu memantau kondisi tali pusat bayi, jika ada tanda-tanda infeksi, seperti kemerahan dan bau tak sedap, segera periksa ke bidan atau dokter.

2. Perawatan mata bayicara merawat bayi baru lahir

Pada mata bayi yang baru lahir, saluran air matanya masih belum terbuka dan belum berfungsi dengan semestinya. Karena itu pada mata bayi baru lahir sering terdapat kotoran dan tahi mata yang dapat mengganggu kenyamanan serta keindahan matanya. Kotoran-kotoran ini disebabkan oleh kuman sehingga dapat membahayakan kornea mata si kecil. Untuk itulah mata bayi baru lahir perlu dibersihkan dengan cara yang benar. Bunda tidak perlu khawatir, karena untuk membersihkan mata si Kecil tidaklah terlalu sulit.

  • Bunda dapat membersihkan mata si Kecil tiap pagi dan sore, atau bersamaan dengan waktu mandinya.
  • Sebelum memegang dan membersihkan mata bayi, sebaiknya cuci tangan Bunda terlebih dahulu agar kuman yang ada di tangan tidak berpindah ke mata bayi.
  • Untuk membersihkan kotoran yang ada di mata bayi, gunakan kapas bulat yang telah dicelupkan ke dalam air hangat.
  • Usapkan perlahan satu arah dari arah dalam ke luar, jangan bolak balik dan gunakan kapas hanya untuk sekali usap pada setiap mata. Ini bertujuan agar kotoran yang menempel di kapas tadi tidak kembali mengenai mata, dan juga menghindari mata yang satu terkontaminasi dengan kuman dari mata yang lain.
  • Jika kotoran pada mata bayi tidak juga hilang dan selalu muncul lagi meskipun Bunda sudah rajin untuk membersihkannya, maka perlu dilakukan pemeriksaan oleh bidan atau dokter, karena kemungkinan mata bayi Anda terkena infeksi kuman yang lebih serius dan perlu dilakukan penanganan medis.

3. Cara merawat telinga bayi

Seperti mata, telinga bayi juga perlu dibersihkan agar terlihat sehat dan karena telinga merupakan organ vital yang penting. Untuk membersihkan telinga bayi ini memang agak sulit, karena bayi akan selalu menggerak-gerakan kepalanya ketika telinganya disentuh. Membersihkan telinga juga hanya boleh dilakukan di bagian luarnya saja, sedangkan pada bagian dalam harus dilakukan oleh dokter yang sudah ahli untuk membersihkan kotoran yang keras di dalam telinga. Untuk membersihkan bagian luar dan daun telinga dapat dilakukan ketika mandi. Caranya adalah:

  • Gunakan waslap yang telah dibasahi dengan air hangat, dan beri sedikit sabun bayi. Angkat sedikit kepala bayi agar air tidak masuk ke dalam lubang telinga, usap daun telinga hingga ke bagian belakang menggunakan waslap tadi, kemudian bilas hingga bersih.
  • Atau gunakan kapas bulat yang dicelup dengan air hangat untuk membersihkan bagian luar telinga bayi sampai ke bagian  “pintu” lubang telinga, dan jangan lupa juga pada setiap lekuk-lekukan telinga.
  • Setelah itu keringkan dengan handuk kecil yang lembut.

4. Membersihkan kulit bayi

Kulit bayi yang lembut dan sensitif perlu dirawat dan dijaga kebersihannya. Mandi minimal satu kali sehari sudah cukup untuk bayi baru lahir karena pada kondisi ini bayi memang belum tahan terhadap dingin. Sebaiknya pilihlah sabun bayi yang mengandung pro vitamin B5 untuk merawat kesehatan kulit bayi, memberi rasa nyaman dan membuat kulit bayi tetap halus. Untuk melembapkan kulit bayi, gunakan baby oil yang mengandung vitamin E. Karena vitamin E ini akan menjadikan kulit bayi tetap halus, lembut, dan terhindar dari lecet. Sedangkan untuk menghindari biang keringat, maka temperatur ruangan harus benar-benar terjaga dan sirkulasi udara harus lancar. Gunakan bedak khusus untuk bayi, dan pilihlah juga yang mengandung pro vitamin B5 agar kulit bayi tetap halus dan lembut. Kemudian pada jam-jam yang panas, biasanya bayi akan banyak mengeluarkan keringat. Hal ini dapat diantisipasi dengan cara mengelapnya menggunakan kapas yang telah dibasahi dengan air hangat atau dapat juga menggunakan tisu basah non-alkohol. Terutama di daerah lipatan-lipatan yang tersembunyi.

5. Merawat dan membersihkan kulit kepala

Hal yang paling sering dialami oleh bayi pada kulit kepalanya adalah munculnya cradle crap atau kerak di kulit kepala. Biasanya hal ini akan membuat para Bunda khawatir dan tentunya dapat mengurangi penampilan si kecil. Sebenarnya kerak ini tidak berbahaya, munculnya kerak di kulit kepala ini adalah akibat terkena polusi dan debu, penggunaan bedak yang berlebihan juga dapat menimbulkan kerak di kulit kepala bayi. Cara membersihkannya dapat dilakukan menggunakan baby oil, diamkan kurang lebih sekitar 10-15 menit, pijat dengan lembut, lalu dilanjutkan dengan mencucinya dengan air hangat. Yang perlu diperhatikan adalah jangan melakukannya secara keras dan kasar, karena jika sampai kulit kepala lecet dan berdarah dapat menyebabkan infeksi dan berbahaya. Jaga kulit kepala bayi agar tetap kering dan sejuk agar kerak di kulit kepala tidak semakin parah, hindari terlalu sering memakaikan topi karena akan memicu banyak keringat.

6. Merawat rambut bayi

Untuk perawatan rambut bayi baru lahir, Bunda dapat mengeramasinya cukup dua kali dalam seminggu. Gunakan sampo khusus untuk bayi yang mengandung pro vitamin B5 agar rambut bayi tetap sehat, mudah diatur, dan bercahaya. Untuk membuat rambut bayi semakin tebal dan hitam, gunakan sampo yang mengandung ekstrak tanaman seledri. Caranya, basahi rambut bayi dengan semprotan halus atau dengan mengusapnya menggunakan air hangat, tuangkan satu sampai dua tetes sampo bayi lalu gosok perlahan sampai berbusa. Kemudian bilas sampai bersih dengan cara menyemprotkan air secara halus atau membasuhnya dengan beberapa cangkir air. Hindari jangan sampai sampo dan air bilasan mengenai mata bayi. Setelah keramas, jangan lupa untuk merawat rambut bayi dengan hair lotion untuk merangsang pertumbuhan rambut.

7. Merawat hidung

Hidung bayi baru lahir yang begitu mungil perlu dirawat dan dijaga kebersihannya. Namun perlu berhati-hati, jangan menggunakan cotton buds atau tisu yang digulung kecil, atau bahkan menggunakan jari tangan Anda untuk mengeluarkan kotoran yang ada di dalam hidung bayi. Hal itu sangat berbahaya, karena justru dapat membuat kotoran semakin masuk ke dalam. Selain itu, jika tidak hati-hati banda-benda tersebut juga dapat melukai membran pembatas hidung yang peka. Jika bayi kecil Anda mengalami flu dan hidungnya mengeluarkan banyak lendir tentu akan mengganggu pernafasannya. Bunda dapat menggunakan aspirator hidung bayi atau dapat juga mengisapnya sendiri dengan lembut. Untuk mengisapnya harus dilakukan secara bergantian, tutup sebelah lubang hidung dengan jari, kemudian hisap lubang sebelahnya. Jangan pernah menghisap kedua lubang hidung secara bersama-sama karena akan berbahaya, lendir dapat naik ke telinga tengah dan membuatnya infeksi.

8. Perawatan mulut bayi

Mulut bayi baru lahir sebenarnya tidak memerlukan perawatan khusus, endapan susu yang sering dijumpai di permukaan lidah bayi juga tidak perlu dibersihkan dengan menggunakan kain kasa yang dibasahi dengan air matang, karena salah-salah justru dapat membuat lidah bayi lecet. Endapan susu ini akan hilang dengan sendirinya setelah bayi berumur 3 bulan, atau setelah bayi mulai makan makanan padat. Yang perlu diperhatikan adalah kebersihan tangan Bunda ketika akan menyentuh mulut si kecil.

9. Perawatan kuku bayi

Meskipun terlihat mungil, tipis, dan halus, kuku bayi yang panjang dapat melukai wajah dan matanya. Untuk itu perlu dipotong dan dirapikan, caranya adalah:

  • Kuku bayi harus rajin dipotong, paling tidak seminggu sekali karena pertumbuhan kuku bayi jauh lebih cepat dibanding kuku orang dewasa.
  • Kuku bayi dapat dipotong pada saat bangun atau saat tidur di siang hari, gunakan gunting kuku khusus untuk bayi yang berujung tumpul untuk menghindari kulit ikut tergunting, pegang telapak tangan bayi dengan tangan kiri kemudian lebarkan jarak antar jari-jarinya. Gunting kuku bayi secara perlahan dengan tangan kanan. Gunakan kapas yang dibasahi air hangat untuk membersihkan kotoran yang ada dibalik kukunya.
  • Meskipun sudah berhati-hati, terkadang masih saja terjadi kecelakaan kecil yang membuat kulit bayi terluka. Jangan panik, segera bersihkan luka tersebut dengan kapas yang telah diberi antiseptik.
  • Perlu diingat, jangan sekali-kali memotong kuku bayi dengan cara mengelupasnya atau menggunakan gigi Anda. Karena selain kuman dalam mulut dapat berpindah ke kulit bayi, tanpa sadar Bunda juga dapat melukai kulitnya atau memotong kukunya terlalu dalam.

10. Merawat dan membersihkan pantat bayi

Pantat bayi termasuk daerah paling rawan dan mudah sekali terkena iritasi karena itu sangat penting dijaga kebersihannya. Daerah ini hampir selalu bersinggungan dengan keadaan popok yang basah baik karena air kencing ataupun tinja, dan gesekan-gesekan dengan baju atau popok dapat membuat ruam-ruam kemerahan dan gatal-gatal di area pantat bayi. Untuk mencegahnya adalah dengan menjaga daerah pantat bayi ini harus selalu kering dan bersih, jangan terus menerus memakaikan diapers pada bayi Anda, gunakan seperlunya saja hanya pada saat akan bepergian. Selain itu, sebaiknya gunakan popok kain. Saat memakaikan diapers bagian paha juga harus dikendurkan agar ada ventilasi udara, dan seringlah mengganti diapers terutama setelah bayi buang air untuk menjaga pantatnya agar tetap kering. Jika ruam-ruam kemerahan pada pantat bayi tidak juga membaik, dan timbul bintil-bintil kecil atau lecet di pantatnya semakin parah, segera hubungi bidan atau dokter untuk mendapat pengobatan lebih lanjut.