Categories
Keluarga

Peran Orangtua Terhadap Perkembangan Psikologi Anak

Di kehidupan tiga tahun pertama seorang anak atau biasa disebut Golden Periode, otaknya berkembang sangat pesat dan dapat menghubungkan 1000 triliun jaringan koneksi yang aktif untuk menyerap informasi dan stimulasi baru bahkan lebih cepat dua kali lipat dibanding dengan kemampuan otak orang dewasa. Pada masa inilah pola asuh serta stimulasi yang baik sangat dibutuhkan agar tumbuh kembangnya maksimal dan menjadi anak yang cerdas nantinya.mendidik anak

Pola asuh yang diterima setiap anak tentu berbeda karena masing-masing orangtua memiliki cara tersendiri, watak serta perilaku mereka pun berbeda. Dan secara tidak langsung hal itu juga ikut berpengaruh terhadap psikologi anak. Sebagai contoh, mengajarkan pada anak untuk mengatasi dan menghindari konflik dengan temannya. Tentu hal itu bukanlah pekerjaan mudah untuk orangtua. Perlu adanya komunikasi dan pendekatan yang baik kepada si anak untuk menjelaskan tentang hubungan sebab akibat. Misalnya jika ia tidak mau berbagi makanan atau mainan dengan temannya, akibatnya dia akan dijauhi dan dibenci oleh teman-temannya. Mengajarkan kepada anak untuk tidak bertengkar, saling meminta maaf dan berempati kepada teman-temannya.

Peran orangtua terhadap perkembangan psikologi anak 1-3 tahun sangatlah diperlukan. Tidak hanya dengan komunikasi yang baik, namun para orangtua hendaknya juga memberikan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari kepada si anak tentang perbuatan-perbuatan baik yang mesti dilakukan. Karena pola asuh tersebut yang akan lebih dominan berpengaruh terhadap perkembangan psikologi anak.

Perkembangan psikologi anak 1-3 tahun

Saat usia anak berada pada Golden Periode(1-3 tahun), karakter dan watak aslinya sudah mulai terlihat. Namun situasi serta kondisi lingkungan ikut berpengaruh terhadap perkembangan psikologinya. Semakin banyak pengalaman dari lingkungan yang ia dapat, karakter serta watak aslinya akan semakin jelas terlihat. Dari situlah peran orangtua dibutuhkan, untuk mengarahkan dan memilah tindakan positif dan negatif yang dilakukan oleh anak. Misalnya, saat anak berbuat salah, orangtua wajib menegur dan memberi penjelasan bahwa perbuatannya itu tidak benar. Ajari dia untuk meminta maaf, dan tidak melakukannya lagi. Dan saat anak melakukan tindakan yang positif, beri dia pujian. Namun jangan berlebihan, supaya anak tidak merasa besar kepala. Dari pola asuh yang diberikan orangtua tersebut, diharapkan anak akan mengerti nantinya bagaimana dia harus bersikap terhadap teman-temannya.

Di samping itu, yang tidak kalah penting dari peran orangtua terhadap perkembangan psikologi anak 1-3 tahun adalah mengajarkan kepada anak untuk mandiri. Perlu dukungan yang besar dari orangtua untuk menumbuhkan sikap mandiri dan rasa percaya diri pada anak. Dengan memberikan kesempatan untuknya melakukan berbagai hal sendiri serta belajar dari kesalahan, berarti orangtua telah memberikan dukungannya agar anak tidak bersikap manja dan bergantung pada kita.

Kesimpulannya, peran orangtua terhadap perkembangan psikologi anak 1-3 tahun harus disesuaikan dengan tahap tumbuh kembang anak, baik perkembangan secara fisik, motorik, maupun kognitif, serta norma dan nilai-nilai kehidupan di lingkungannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *