Categories
Merawat Bayi

Makanan Untuk Meredakan Nyeri Gusi Saat Bayi Tumbuh Gigi

Umumnya, bayi mulai akan tumbuh gigi setelah usianya 6 bulan atau lebih, dan bayi sudah mulai diberikan makanan padat pendamping ASI sebagai tambahan nutrisi yang diperlukan untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangannya. Namun saat masa-masa tumbuhnya gigi pertama bayi, tak jarang menimbulkan masalah yang bisa membuat orangtua khawatir karena kebanyakan bayi yang sedang tumbuh gigi menolak saat diberi makanan pendamping ASI karena rasa nyeri pada gusi yang ditimbulkan akibat tumbuh gigi tadi. Padahal bayi harus tetap mendapat asupan makanan tambahan selain ASI yang memang merupakan kebutuhan pokok bayi. Untuk mengatasi problem tersebut, ada beberapa pilihan jenis makanan untuk meredakan nyeri gusi saat bayi tumbuh gigi yang bisa diberikan oleh orangtua kepada si kecil. Inilah keempat jenis makanan tersebut.makanan untuk meredakan nyeri gusi saat bayi tumbuh gigi

Makanan untuk meredakan nyeri gusi saat bayi tumbuh gigi

  • Mentimun

Mentimun mentah dapat diberikan kepada bayi untuk membantu meredakan nyeri yang timbul pada saat tumbuh gigi. Karena buah mentimun yang mentah (tanpa dimasak) ini dapat meningkatkan produksi air liur sehingga bisa menetralkan zat asam dan basa dalam mulut. Mentimun bisa dibuat jus rendah gula sehingga aman dikonsumsi bayi, atau juga dapat dimasukkan ke dalam nasi tim bayi Anda.

  • Pisang

Daripada menggigit mainan atau benda-benda keras lainnya yang jelas tidak higienis untuk anak, lebih baik memberinya pegangan berupa makanan atau buah yang lebih sehat dan bermanfaat untuk tubuh bayi. Misalnya saja buah pisang, karena pisang merupakan salah satu jenis makanan sehat untuk bayi. Pisang akan menyumbang kalori yang cukup tinggi bagi tubuh bayi, dan dengan kandungan gula alami dan serat di dalamnya dapat melengkapi kebutuhan nutrisi si kecil. Jadi selain sehat, gusi yang gatal dan nyeri gusi akibat tumbuh gigi dapat berkurang dengan menggigit buah pisang ini.

  • Alpukat

Alpukat juga merupakan jenis buah dan makanan yang bagus untuk merangsang pertumbuhan gigi bayi. Meskipun bertekstur, buah ini tidak akan membuat bayi tersedak walau diberikan secara langsung atau bisa juga dijadikan jus. Namun, jika Anda ingin membuat jus alpukat untuk si kecil, jangan tambahkan terlalu banyak air dan gula, dan usahakan daging buah tidak terlalu halus agar si kecil dapat mengunyahnya untuk merangsang pertumbuhan gigi bayi dan mengurangi nyerinya.

  • Wortel

Anda juga bisa memberikan sayur-sayuran seperti wortel untuk bayi Anda yang sedang proses tumbuh gigi. Caranya, terlebih dahulu bersihkan wortel dan potong seukuran batang korek api atau lebih besar agar si kecil dapat menggenggamnya dengan mudah. Rebus wortel sampai matang, setelah dingin berikan pada bayi agar ia belajar dan terbiasa dalam mengunyah makanan. Jangan berikan wortel setengah matang, karena itu akan menyulitkan si kecil.

Itulah keempat jenis makanan untuk meredakan nyeri gusi saat bayi tumbuh gigi yang bisa bunda berikan, terimakasih telah berkunjung di situs kami dan silakkan kembali untuk banyak info bermanfaat lainnya di ibumuda.com.

Categories
Anak-anak Kesehatan

Makanan yang Penting untuk Perkembangan Otak Anak

Kecerdasan otak anak tidak hanya dipengaruhi oleh faktor genetik atau keturunan dari orangtuanya. Tetapi juga dari stimulasi dan pola asuh yang diajarkan oleh orangtua, serta dari asupan makanan yang penting untuk perkembangan otak anak. Terutama pada periode emas pertumbuhan otak anak pada umur 1-3 tahun yang berkembang sangat cepat. Sehingga tiap orangtua yang memiliki anak balita pada usia tersebut wajib memberikan asupan makanan dan minuman yang berfungsi untuk mengoptimalkan perkembangan otak ini. Ada banyak jenis makanan dan minuman yang penting untuk perkembangan otak anak, diantaranya;makanan untuk anak cerdas

  • Ikan

Ikan adalah salah satu jenis makanan yang kaya kandungan DHA, seperti kita tahu DHA amat baik untuk perkembangan otak. Pada bayi, DHA bisa didapat dari ASI, sedangkan pada anak-anak dan orang dewasa, DHA bisa didapat dari berbagai sumber makanan lain seperti telur, kacang kedelai, dan ikan, atau produk olahanya seperti minyak ikan. Jenis ikan yang disarankan karena banyak mengandung asam lemak omega 3 yang penting untuk perkembangan fungsi otak diantaranya adalah ikan salmon, tuna, cod, sarden dan ikan hering.

  • Telur

Telur adalah salah satu sumber protein hewani yang sangat mudah didapat. Di dalam kuning telur terdapat kandungan kolin yang bermanfaat meningkatkan kecerdasan otak. Jika ibu rajin memberikan sarapan sehat dengan menu makanan yang terbuat dari telur, maka kebutuhan anak akan kolin dapat terpenuhi dengan baik.

  • Sayuran segar berwarna cerah

Sayuran kaya akan antioksidan, terutama sayuran yang memiliki warna cerah seperti tomat, wortel, labu, dan bayam memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Antioksidan ini penting karena dapat melindungi sel-sel otak dari kerusakan akibat radikal bebas.

  • Kacang hijau

Nutrisi dari kacang hijau terbilang cukup lengkap, yakni mengandung kadar protein dan karbohidrat kompleks yang tinggi, mengandung vitamin C, serta kandungan mineral yang cukup lengkap, dari asam folat, zst besi, pottasium, zinc, tembaga, magnesium, fosfor, mangan, dan thiamin. Semua zat itu penting bagi tubuh dan berguna untuk perkembangan otak.

  • Susu

Susu beserta produk olahannya seperti keju, yoghurt, butter, es krim, semuanya memiliki manfaat yang sama untuk meningkatkan fungsi otak. Susu mengandung protein serta vitamin B yang baik untuk pertumbuhan jaringan otak, neurotransmiter, serta enzim. Dan vitamin D yang akan menjaga fungsi sel saraf dan otot.

Mengingat pentingnya asupan makanan untuk perkembangan otak anak, sebagai orangtua harus memberikan nutrisi yang terbaik untuk anaknya agar memiliki otak yang cerdas dan berprestasi di sekolahnya.

Categories
Merawat Bayi

Inilah Penyebab dan Cara Mengatasi Anak Susah Makan

agar anak makan lahapSatu hal yang membuat seorang ibu merasa bahagia adalah ketika melihat anaknya makan dengan lahap dan menghabiskan semua makanan di piringnya. Tetapi seiring pertumbuhannya terkadang menjumpai satu masalah yang akan membuat ibu pusing yaitu hilangnya nafsu makan anak terutama saat usia 1 hingga 2 tahun. Di usia tersebut, anak memiliki rasa ingin tahu yang besar terhadap lingkungan sekitarnya sehingga mereka lebih tertarik pada hal-hal baru dan melupakan makan. Para ibu harus jeli untuk mensiasati hal ini, mencari tahu penyebab dan cara mengatasi anak susah makan adalah tugas ibu.

Penyebab anak susah makan

  • Kondisi kesehatan anak
  • Kebiasaan makan yang tidak teratur
  • Terlalu sibuk bermain
  • Kapasitas perut anak yang kecil
  • Jenis makanan yang disajikan
  • Anak sering mengonsumsi jajanan yang mengandung penyedap rasa tinggi
  • Kondisi lingkungan sekitar.

Cara mengatasi anak susah makan

  • Jika susah makan yang dialami anak disebabkan karena sedang tidak sehat, itu sangat wajar. Nafsu makan anak akan pulih kembali setelah sembuh. Namun saat sakit ibu harus selalu mengupayakan anak makan meskipun sedikit agar kesehatannya cepat pulih.
  • Atur jadwal makan anak Anda. Dengan jadwal makan yang teratur akan membuat perut anak merasa lapar tiap kali tiba waktu makan. Anda juga harus konsisten untuk mematuhi jadwal makan tersebut, karena jika sampai terlewat anak akan kehilangan rasa lapar dan keinginan makannya lagi.
  • Sajikan menu makanan yang bervariasi dan disukai anak. Kemungkinan penyebab anak susah makan adalah karena bosan dengan menu makan yang sama setiap hari. Ibu harus tahu menu apa yang disukai si kecil, dan coba untuk membuat variasi dari menu tersebut.
  • Hias makanan agar lebih menarik. Kebanyakan anak-anak akan menyukai sesuatu yang dilihatnya menarik, termasuk juga makanan. Agar anak mau menyantap makanan yang Anda sajikan, cobalah untuk memberi hiasan yang menarik pada setiap makanan anak. Seperti membuat karakter kartun yang disukai anak dengan cetakan nasi, atau membuat hiasan dari wortel, tomat, dan sayur-sayuran yang dapat dimakan.
  • Jangan memaksa anak untuk makan. Jika anak terlalu asik bermain dan tidak mau meninggalkan mainannya untuk makan, jangan memaksanya terlalu keras apalagi sampai memarahinya. Sempatkan waktu ibu untuk dapat menyuapinya disela-sela permainan. Karena anak yang marah justru akan semakin susah makan.
  • Pahami kapasitas perut si kecil. Terkadang memang ada anak yang memiliki kapasitas perut yang tidak terlalu besar, sehingga dia hanya mau makan sedikit saja tetapi itu sudah membuatnya merasa kenyang. Jadi jangan memaksanya untuk menghabiskan seluruh makanan di piring karena barangkali kapasitas perut anak Anda memang kecil.
  • Jangan biarkan anak terlalu sering mengonsumsi jajanan atau makanan ringan yang mengandung penyedap rasa tinggi. Makanan-makanan tersebut akan menghilangkan selera makan si kecil. Selain itu bahan-bahan berbahaya yang terkandung dalam makanan tersebut juga dapat menjadi pemicu kanker.
  • Jangan terbiasa mengiming-imingi anak dengan hadiah jika ia mau makan. Hal ini bisa menjadi candu dan membuat anak hanya mau makan apabila diberi hadiah.

Menghadapi anak susah makan memang membutuhkan kesabaran dan ketelatenan dari seorang ibu. Cara-cara di atas bisa ibu terapkan dan bila perlu ibu dapat memberikan anak vitamin atau suplemen untuk merangsang nafsu makannya.